Selasa, 19 April 2016

MEMBUAT ASET UTAMA

Laporan Praktikum 7
Membuat Aset Utama

TUJUAN
Praktikum ini berisi tutorial project yang terdiri dari 5 pertemuan praktikum. pada pertemuan ini, kegiatannya adalah pembuatan Aset utama yang terdiri dari 3D Text dan Capsule.

ALAT
Adobe Ilustrator CC
Cinema 4D R16

BAHAN
Tanpa bahan

DASAR TEORI
NURBS modeling adalah cara permodelan  permukaan secara parametrik yang umumnya digunakan dalam grafik komputer. NURBS bersifat lebih universal dari Bezier Spline atau B-spline karena selain bisa memodelkan sebarang permukaan ia bisa memodelkan juga geometri analitik seperti lingkaran, elipsis, bola, dan lain-lain
Cara kerja Sweep di Cinema 4D
     Sweep NURB adalah benar-benar menyenangkan . Ini super mudah digunakan selama mengaturnya dengan benar . Sebuah NURB Sweep adalah bentuk dibuat dengan mengambil satu spline dan memproyeksikan itu sepanjang spline lain . Untuk memahami apa artinya , kita lihat di sekitar meja kabel yang melekat pada mouse , atau kabel listrik , atau AC duct ini merupakan contoh yang bagus dari Sweep NURBS . Sekarang NURB jangka , Non Uniform Rational B - Spline , memiliki kata B - spline di dalamnya, tetapi tidak mengambil yang berarti bahwa dapat menggunakan B - splines dengan NURBS, namun hanya kebetulan seperti menggunakan spline B- dengan objek Sweep NURB.
Bump map pada material setting
     Bump map sebenarnya salah satu jenis yang lebih tua dari map. hal pertama yang harus memahami tentang Bump map adalah bahwa detail yang mereka buat adalah palsu. Bump map menciptakan ilusi kedalaman pada permukaan model menggunakan trik pencahayaan yang sangat sederhana. tidak ada resolusi tambahan ditambahkan ke model sebagai hasil dari Bump map. biasanya, Bump map adalah gambar grayscale yang terbatas pada 8-bit informasi warna. Itu hanya 256 warna yang berbeda dari hitam, abu-abu atau putih. nilai-nilai ini di peta benjolan digunakan untuk memberitahu software 3D pada dasarnya dua hal atas atau bawah. ketika nilai-nilai di Bump map yang dekat dengan 50% abu-abu, ada sedikit atau tidak ada detail yang datang melalui di permukaan. ketika nilai-nilai mendapatkan terang, bekerja dengan cara mereka ke putih, rincian muncul untuk menarik keluar dari permukaan. untuk kontras itu, ketika nilai-nilai mendapatkan lebih gelap dan lebih dekat ke hitam, mereka tampaknya mendorong ke permukaan. Bump map benar-benar hebat untuk menciptakan rincian kecil di model. misalnya pori-pori atau kerutan pada kulit. mereka juga relatif mudah untuk membuat dan mengedit dalam aplikasi 2D seperti Photoshop mengingat hanya menggunakan nilai-nilai grayscale. masalah dengan Bump map adalah bahwa mereka melanggar cukup mudah jika kamera memandang mereka dari sudut yang salah. karena detail yang mereka buat adalah palsu dan tidak resolusi nyata yang ditambahkan, siluet geometri bahwa Bump map diterapkan akan selalu terpengaruh oleh  map.

TUGAS PRAKTIKUM
Tirukan petunjuk praktikum yang di berikan

HASIL PRAKTIKUM


KESIMPULAN
Membuat animasi 3D berbeda dengan cara membuat animasi 2D. selain pada softwarenya, juga terhadap fitur-fitur pada software animasi 3D yang cukup rumit dibanding dengan software pada animasi 2D dan cara mengexportnya pun berbeda dengan software animasi 2D.

REFERENSI
https://id.wikipedia.org/wiki/NURBS
https://www.lynda.com/After-Effects-tutorials/Motion-Graphics-Techniques-Creating-Sports-Bumper/161474-2.html
Cinema 4D | How to Make a Glossy/Glassy Material

MEMBUAT PROGRESSION REEL

Laporan Praktikum 6
Membuat Progression Reel

TUJUAN 
Pada tahap ini. kegiatan yang dilakukan adalah mengemas hasil praktikum praktikum sebelumnya menjadi sebuah showreel yang bisa digunakan sebagai portofolio.

ALAT
Adobe Premiere Pro CC

BAHAN
Prak 1: Logo utama 360
Prak 2: Hasil penambahan camera path
Prak 3: Secondary Assets
Prak 3: Logo Movement
Prak 4: Camera Depth
Prak 5: Flare
Prak 5: Particles
Prak 5: Chromatic Abberation
Prak 5: Vignette

DASAR TEORI
  • Showreel merupakan bagian bagian/potongan dari portofolio dari video yang dapat menunjukkan kemampuan seseorang dalam satu atau beberapa bidang tertentu yang dapat di jadikan referensi untuk penerimaan suatu pekerja.
  • Progression Reel video yang berisi tentang kumpulan progress dari project yang telah kita buat, sehingga dapat kita lihat yang sudah kita lakukan.

TUGAS PRAKTIKUM
Pada logo animation yang kalian buat sebelumnya, buatlah progression reelnya

PETUNJUK PRAKTIKUM



KESIMPULAN 
Membuat animasi 3D berbeda dengan cara membuat animasi 2D. selain pada softwarenya, juga terhadap fitur-fitur pada software animasi 3D yang cukup rumit dibanding dengan software pada animasi 2D dan cara mengexportnya pun berbeda dengan software animasi 2D.

REFERENSI
http://www.digitaltutors.com/tutorial/1994-Logo-Animation-in-CINEMA-4D-and-After-Effects

Selasa, 12 April 2016

ADDING FLARE, PARTICLES, VIGNETTE, AND CHROME ABBERATION

Laporan Praktikum 5
Adding Flare, Particles, Vignette, and Chrome Abberation

TUJUAN
Pada tahap ini bertujuan untuk menambah detail pada animasi logo dari praktikum sebelumnya. dengan cara menambahkan flare dan particles. kemudian menambahkan lens effects seperti vignette dan chrome abberation.

ALAT DAN BAHAN
Maxon Cinema 4D R16
Adobe After Effects CC 2015
Knoll Light Factory
Trapcode Particular

DASAR TEORI
  • Flare merupakan efek penyinaran cahaya dari suatu titik sumber, yang dapat di pindah pindah sehingga menghasilkan animasi cahaya.
  • Particles merupakan gerakan particles particles kecil tak beraturan yang memberikan efek lebih nyata pada sebuah animasi. biasanya terjadi pada saat kebakaran, hujan kabut dan salju, atau saat orang batuk.
  • Vignette merupakan efek yang muncul dibagian pinggir dari frame bisa video atau foto yang tapak gelap jika dibandingkan engan bagian tengah. vignette bisa berupa bayangan tebal atau degradasi dari yang tipis,pekat, atau lembut, tergantung dari jenis vignettny. efek ini digunakan untuk memusatkan  perhatian ke bagian objek utama.
  • Chrome Abberation merupakan efek distorsi yang disebabkan oleh kegagalan lensa untuk menfokuskan warna ke tempat yang sama. mudahnya menonton 3D tanpa menggunakan kacamatanya.
TUGAS PRAKTIKUM
Pada animasi logo favorit yang kalian buat sebelumnya, lakukan hal berikut:
1. Tambahkan Flare

2. Tambahkan Particles

3. Tambahkan Vignette

4. Tambahkan Chrome Abberation

PETUNJUK PRAKTIKUM
1.Menambahkan Flare menggunakan Knoll Light Factory

2.Menambahkan Particle menggunakan Trapcode Particular

3.Menambahkan Lens Effect Vignette


4.Menambahkan Lens Effect Chrome Aberration


KESIMPULAN
Membuat animasi 3D berbeda dengan cara membuat animasi 2D. selain pada softwarenya, juga terhadap fitur-fitur pada software animasi 3D yang cukup rumit dibanding dengan software pada animasi 2D dan cara mengexportnya pun berbeda dengan software animasi 2D.

REFERENSI
http://www.digitaltutors.com/tutorial/1994-Logo-Animation-in-CINEMA-4D-and-After-Effects
http://fotonela.com/755/vignette-apa-itu/
http://namaku.jonneh.web.id/2013/05/mengenal-chrome-abberation-dan-tips-untuk-menghilangkannya.html

Selasa, 05 April 2016

CAMERA DEPTH, MULTI PASS RENDER, DAN COMPOSITING USING AE

Laporan Praktikum 4
Camera Depth, Multi Pass Render, dan Compositing Using AE

TUJUAN
Pada praktikum ini mahasiswa diajak untuk mengenal sedikit tentang compositing menggunakan after effect. dimulai dari render setting di C4D kemudian dilanjut pada kegiatan compositing di AE.

ALAT DAN BAHAN
Maxon Cinema 4D R16
Adobe After Effect CC 2015

DASAR TEORI
  • Camera Depth merupakan ketajaman kamera menangkap gambar atau objek dalam sebuah video. camera depth bisa terjadi karena pengaturan operator terhadap kefokusan kamera atau kemampuan kamera itu sendiri.
  • Multi Pass Rendering adalah proses merender video dengan banyak part, lebih dari satu yang bersamaan. misalnya di dalam video terdapat tiga objek. dengan multi pass rendering, bisa merender ketiga objek tersebut secara bersamaan namun terpisah berdasarkan part partnya.
  • DOF atau Depth Of Field merupakan jarak antara benda benda terdekat dan terjauh dalam sebuah latar yang bisa diterima ketajaman gambarnya.
  • Compositing merupakan proses menggabungkan beberapa video klip, still image, atau video klip menjadi satu kesatuan untuk menjadi tampilan yang utuh. dalam pembuatan animasi menggunakann hybrid, proses composite bisa dilakukan dengan berbagai tools. tools yang dimaksud software yang dijadikan untuk melakukan composite

TUGAS PRAKTIKUM
Pada animasi logo favorit yang sudah kalian buat sebelumnya, lakukan hal berikut:
a. Multi Pass Rendering untuk logo, obyek sekunder, background dan depth
b. Import masing masing image sequences ke AE
c. Implementasi DOF ddi AE menggunakan effect camera lens blur

HASIL PRAKTIKUM
Setting Camera DOF di C4D


Multi pass rendering untuk logo, obyek sekunder, background dan depth



Import masing masing image sequences ke AE





Implementasi DOF di AE menggunakan camera lens blur




KESIMPULAN
Membuat animasi 3D berbeda dengan cara membuat animasi 2D. selain pada softwarenya, juga terhadap fitur-fitur pada software animasi 3D yang cukup rumit dibanding dengan software pada animasi 2D dan cara mengexportnya pun berbeda dengan software animasi 2D.

REFERENSI
http://www.digitaltutors.com/tutorial/1994-Logo-Animation-in-CINEMA-4D-and-After-Effects
http://chiethievithadangeloey.blogspot.co.id/2012/02/pengertian-compositing.html
http://www.seputarfotografi.com/memahami-apa-itu-depth-of-field-dof/