Perjalanan
Menjadi Seorang Pendekar
Mendengar
kata pendekar dulu aku membayangkan seorang pendekar adalah seorang yang sangat
ahli dalam bertarung serta sering menolong orang dan terlihat jago di hadapan
banyak orang. Berawal dari bayangan tersebut aku ingin mencoba menjadi sosok
seorang pendekar, namun pada kenyataanya… aku tidak berminat saat di ajak oleh
kakak mengikuti latihan bela diri dari sebuah perguruan saat SD hal itu
berlanjut lagi aku di ajak oleh temanku saat SMP mengikuti latihan bela diri
dari perguruan lain akupun menolak ajakan dari temanku itu.
Pada
saat masuk SMA keinginan untuk menjadi sosok seorang pendekar masih melekat
dalam benakku namun hingga saat ini belum ada usahaku untuk mewujudkanya , dan
aku memutuskan untuk memulainya dengan mengikuti latihan bela diri yang ada di
kampung. Ketika hari pertama masuk latihan aku hanya di suruh mas pelatih untuk
melihat lihat siswa siswa yang sudah berada di tingkatan di atas saya. Melihat
gerakan demi gerakan yang di peragakan dari para siswa yang tingkatanya di atas
saya lebih memotivasi saya untuk
berlatih lebih giat lagi.
Menjalani latihan selama tiga tahun
mental seorang pendekar saya rasa telah saya dapatkan disini. Tidak hanya
latihan bela diri dan fisik kita diajarkan tidak membedakan satu sama lain dan
kita itu satu saudara di perguruan ini. Intinya menjadi seorang pendekar
tidaklah mudah kita harus melewati cobaan cobaan dan yang menjadi seorang
pendekar adalah hanyalah orang orang pilihan.
0 komentar:
Posting Komentar